Wednesday, June 3, 2015

Obral

Obral itu menguntungkan? Buat siapa?
Obral itu merugikan? Kenapa?
Obral disana, obral disini.
Disini obral, disana obral.
Dibolak-balik obral, yg kucari obral bolak-balik tahu?!

Obral lagi, lagi2 obral.

Obral sana obral sini
Obral harga diri? Rugi sendiri!*

Tuesday, June 2, 2015

Keluarga Bahagia

Setelah turun dari angkot di Cawang (Jakarta Selatan), aku terus jalan pagi seenak kakiku. Maksudku aku melangkah terserah enaknya kakiku atau terkadang juga terserah mataku hendak menunjukkan arah kemana.

Saat itu, mataku tertarik ke lorong2 yg ada tak jauh dari bantaran kali Ciliwung. Aku menyusuri lorong2 itu sendiri tanpa teman kecuali HP kesayanganku, hehehe...utk moto2 (ambil foto). Spt tanpa tujuan tp langkahku pasti, olahraga!

Saat memasuki area kebonbaru menuju arah jalan Gudang Peluru, mataku sempet terjebak dikeramaian pasar, Pasar Bengong. Ya, namanya Pasar Bengong. Jujur saja aku jadi bengong....apa gak ada nama lain selain "bengong"?

Di pasar itu mataku terjebak lagi, tatapanku lama kala kulihat sepasang suami istri dgn kedua anaknya. Si Ibu menggendong sikecil disisi pinggang kirinya dgn menggunakan kain gendong ala kampung (sinjang, kata org Sunda) dan tangan kirinya sdg menjinjing belanja-an.
Sedang kakaknya dari sikecil sdg membeli jajan, entah jajanan apa namanya. Membuatku iri adalah tak putus2nya si suami dan si istri saling pandang dan selalu saling lempar senyum. Si istri terlihat tipe manja, yah manja, tp aku tak bs ceritakan dgn kata2 disini. Si istri meski cuman bersandal jepit dgn wajah yg jauh dari cantiknya Tamara Belzinsky tapi....ucapannya begitu lembut ........(sedikit terdengar oleh telingaku. Alhamdulillah telingaku jauh dari budek alias congek bin bolot).

Suami yg jg sederhana penampilannya terlihat seorang pemimpin keluarga yg baik, tutur katanya bikin adem anggota keluarganya.

Mereka berempat pergi jalan dgn canda..... tak terasa sudah lenyap dari pandangan mataku, tapi aku msh saja berdiri disitu. Aku iri sama mereka. Bahagia tak tergantung harta, rupanya.*

Menunggu Masinis

Banyak kelebihan dari seorang masinis.

Biar datang telat ditunggu juga oleh para calon penumpang. Biar telat berangkat ditunggu juga oleh para penumpang. Biar telat tiba di tempat tujuan ia tak ditinggalkan penumpang.
Biar para penumpang kesal, marah, sewot maka masinis tak pernah sebagai pelampiasan kekesalan, kemarahan dan kesewotan para calon penumpang ataupun penumpang.

Saat masinis datang telat, berangkat telat, nyampenya ditujuan telat.... rasanya sulit ditinggalkan penumpang. Para calon penumpang dan penumpang sudah terlalu setia dengan yg namanya masinis. Pokonya segala keterlambatan semua itu, masinis tak pernah perlu sekalipun minta maaf..... yg minta maaf justru orang lain yg tak pernah membawa gerbong kemanapun.

Ohhh seandainya aku jadi lelaki yg seperti masinis, adakah wanita yg menyukaiku?*

13 Tahun Lalu

Pagi itu aku jalan pagi bersama anak kedua dan sibungsu. Jalan pagi kian lama tak terasa kian jauh. Hingga sampailah di suatu keramaian. Kami singgah dari kerumunan satu ke kerumunan lainnya.
Di kerumunan orang yg kali terakhir itu, anakku yg bungsu dan abangnya tak hendak beranjak sikitpun. Mereka senang melihat kapal api "tok-tok" berputar-putar diatas air dalam baskom.

Kedua anakku benar2 berat melangkahkan kakinya. Mereka minta dibelikan. Aku sayang sama anak2ku kubelikan masing2 satu. Tp kala nak kubayar Ya Allah dompetku tertinggal disaku celana yg kugantung dibalik pintu kamarku semalam.

(anak2ku yg sangat kusayangi, itu 13 thn lalu kala bersama kalian di alun-alun kota. Smoga kalian ingat selalu hal itu. 
Dulu kalian yang teramat kecewa dan menangis. Kini, aku yg selalu menitikkan air mata kala tiap jumpai pedagang kapal "tok-tok". Mmmmuach!)* 

Monday, June 1, 2015

Penjaga Toilet Umum

Rutinitasnya adalah membersihkan WC, urinoir, ember atau bak, kemudian memberi pewangi ruangan. Diberi pewangi itu bukan biar pemakai fasilitas umum ini betah berjam-jam bahkan berhari-hari didalamnya. Bukan itu. (Emangnya hotel?)

Tugas harian lainnya kuperhatikan adalah menyiram kembali jika siraman yang kita lakukan dianggapnya kurang. Dianggapnya kurang jika masih ada bau, masih ada warna dan masih ada rupa.

Tdk jarang ia mengepel lantai yg bolak-balik basah ditinggal penggunanya begitu saja.

Tugas lainnya lagi adalah mengawasi jgn sampai terjadi ada dua manusia berbeda jenis kelamin berada dalam satu WC atau satu kamar mandi kecuali yg bisa diterima oleh nilai2 sosial dan agama.*

Profesi Pilihan

Apa yg aku jalani saat ini adalah yg terbaik buatku. Apapun kita siapapun kita harus menjalani yang sedang terjadi pada diri kita. Satpol PP adalah salah satu pilihan, pilihanku dalam berprofesi.

Selamat bekerja Bung! Moga sukses!

Ibu Yang Bilang

Ibu yang bilang kalo jadi anak sekolahan jangan jajan sembarangan. Tapi barusan ibu bilang ini bukan jajan sembarangan.

Ibu yang bilang kalo jadi anak sekolahan jangan jajan yang dipinggir jalan. Tapi barusan ibu bilang ini cuman ditepi lintasan para pejalan.

Ibu yang bilang jangan makan yang kecut2 sebelum makan. Tapi barusan ibu bilang makan siangnya agak nantian.

Ibu yang bilang kalo jadi anak sekolahan jangan sekalipun solat kelewat. Tapi barusan ibu yang bilang solat dzuhurnya entar aja 'kan masih sempat.

Ibu yang bilang kalo jadi anak sekolahan harus jujur ucapannya. Tapi barusan ibu yg bilang kalo aku gak boleh bilang-bilang soal semuanya ini.*